Mulailah dengan merapikan area utama sehingga jalur berjalan bebas dari hambatan. Ruang yang terorganisir memudahkan pergerakan dan mengurangi waktu mencari barang.
Gunakan pencahayaan lembut di area transisi seperti koridor atau pintu masuk. Cahaya yang hangat menciptakan suasana ramah dan membantu mata menyesuaikan saat berpindah antar-ruang.
Pilih furnitur dengan proporsi yang sesuai agar tidak menghalangi alur. Meja dan kursi yang ditempatkan strategis memberikan ruang untuk bergerak tanpa perlu mengatur ulang setiap saat.
Sediakan tempat khusus untuk barang yang sering digunakan di dekat pintu keluar, seperti rak sepatu atau kait mantel. Kebiasaan menaruh barang pada tempatnya mempercepat rutinitas keluar masuk rumah.
Tambahkan unsur tekstur dan warna lembut untuk menciptakan suasana nyaman. Elemen estetika sederhana membuat ruang terasa lebih menyenangkan saat dilalui.
Lakukan penyederhanaan berkala dengan memilah barang yang jarang dipakai. Ruang yang ringan dari barang berlebih lebih mudah dipelihara dan memberi kesan lapang saat bergerak.